research
  • 03 May
  • 2025

FAKULTAS TEKNIK UNIDAYAN LAKUKAN EVALUASI LAPORAN PROGRAM STUDI PERSIAPAN AKREDITASI BERSAMA WAKIL REKTOR I Prof. Dr. RASMUIN, M.Pd

  • Oleh FT Operator

Dalam rangka menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi, Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ikhsanuddin mengadakan kegiatan evaluasi dan pemantapan dokumen akreditasi untuk tiga program studi utama, yakni Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Pertambangan. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Fakultas Teknik dan dihadiri langsung oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. Rasmuin, M.Pd, yang secara aktif terlibat dalam memberikan masukan, kritik konstruktif, serta motivasi terhadap tim pengelola program studi. Kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk monitoring dan pembinaan terhadap kesiapan prodi dalam menghadapi proses reakreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Teknik.

Dalam sambutannya, Prof. Rasmuin menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan representasi kualitas dan integritas institusi dalam memberikan layanan pendidikan kepada mahasiswa dan masyarakat luas. Beliau mengingatkan bahwa pencapaian akreditasi unggul akan membuka banyak peluang strategis, seperti kerja sama industri, hibah penelitian, dan peningkatan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, setiap elemen dalam laporan akreditasi harus disusun secara akurat, faktual, dan mencerminkan keunggulan khas dari masing-masing program studi.

Evaluasi dimulai dengan pemaparan dari masing-masing Ketua Program Studi. Ketua Program Studi Teknik Sipil menyampaikan progres penyusunan dokumen borang akreditasi, termasuk upaya peningkatan kualitas kurikulum berbasis OBE (Outcome-Based Education), capaian pembelajaran lulusan (CPL), dan sinergi dengan mitra industri dalam penyediaan tempat magang mahasiswa. Program Studi Teknik Mesin memaparkan pencapaian dalam bidang publikasi ilmiah, pengembangan laboratorium, serta penambahan dosen berkualifikasi doktor. Sementara itu, Program Studi Teknik Pertambangan menekankan kekuatan pada kerja sama lapangan dengan perusahaan tambang, penguatan kompetensi praktikum, serta kegiatan pengabdian masyarakat berbasis teknologi tepat guna.

Prof. Rasmuin memberikan tanggapan positif atas dedikasi dan kerja keras tim penyusun dokumen akreditasi. Namun demikian, beliau juga memberikan catatan penting terkait beberapa aspek yang masih perlu diperbaiki, seperti pemutakhiran data tracer study alumni, keselarasan antara CPL dan RPS (Rencana Pembelajaran Semester), serta dokumentasi kegiatan penjaminan mutu internal yang konsisten dan terdokumentasi baik. Beliau juga menyarankan agar fakultas segera membentuk tim pendamping akreditasi lintas prodi untuk memperkuat kerja kolaboratif dan efisiensi proses penyusunan dokumen.

Salah satu perhatian utama dalam evaluasi ini adalah pentingnya integrasi sistem informasi akademik dan basis data institusi untuk mendukung validitas data pada borang akreditasi. Tim IT universitas diminta untuk bersinergi dengan fakultas dalam memastikan seluruh indikator yang dibutuhkan dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Informasi Manajemen (SIM) dapat terintegrasi dan mudah diakses. Ini akan menjadi modal penting dalam menghadapi visitasi asesor di masa mendatang.

Kegiatan evaluasi juga menjadi ajang refleksi atas capaian-capaian sebelumnya yang telah diraih masing-masing program studi. Dalam lima tahun terakhir, ketiga program studi telah mengalami peningkatan signifikan baik dari segi jumlah mahasiswa baru, kualitas dosen, maupun prestasi mahasiswa di tingkat nasional. Evaluasi akreditasi ini menjadi titik temu untuk mengonsolidasikan semua kemajuan tersebut ke dalam bentuk dokumen yang kredibel, sistematis, dan sesuai standar LAM Teknik.

Tidak hanya dari sisi akademik, Prof. Rasmuin juga menyoroti aspek tata kelola kelembagaan yang akuntabel dan transparan. Beliau menekankan pentingnya kepemimpinan prodi yang kuat dan adaptif, serta komunikasi yang terbuka antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam menciptakan lingkungan akademik yang sehat. Menurut beliau, akreditasi yang berkualitas adalah hasil dari budaya kerja yang saling mendukung dan berorientasi pada mutu.

Sebagai langkah lanjutan, Fakultas Teknik akan menyusun timeline bersama untuk finalisasi dokumen, simulasi visitasi, dan pelatihan penyusunan borang bagi tim teknis. Pihak universitas juga berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk kebijakan maupun pendanaan, agar proses akreditasi berjalan dengan lancar dan sesuai target. Hal ini sejalan dengan visi Universitas Dayanu Ikhsanuddin untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing di kawasan timur Indonesia.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi terbuka antara para dosen dan pimpinan universitas. Banyak masukan dan ide inovatif yang muncul, seperti penguatan kurikulum berbasis industri, kolaborasi riset antarprodi, dan program pengembangan kapasitas dosen muda. Prof. Rasmuin menegaskan bahwa semua masukan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan strategis universitas dalam menyusun roadmap pengembangan akademik ke depan.

Dengan semangat kolektif dan dukungan penuh dari pimpinan universitas, kegiatan evaluasi akreditasi ini diharapkan menjadi momentum penting dalam meneguhkan komitmen seluruh sivitas akademika Fakultas Teknik untuk terus berkarya dan menghadirkan pendidikan teknik yang berkualitas tinggi. Melalui akreditasi yang unggul, Fakultas Teknik Unidayan optimis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan kepedulian sosial yang tinggi.